Pages

10 Desember 2008

silahturahmi suporter indonesia damai ke-2








Stadion Gajayana menjadi magnet dari kegiatan silahturahmi supporter Indonesia Damai yang kedua sabtu itu, dari pagi buta hingga tengah malam, kalau bahasa walikan khas malangnya mulai isuk sampe ingeb ker, dimulai dari apel akbar gerakan anti narkoba kemudian ribuan aremania melakukan konvoi simpatik mengelilingi kota, dilanjutkan dengan dialog mengenai persepakbolaan tanah air khususnya mengenai pencapaian suasana perdamaian di kalangan supporter seluruh Indonesia yang dihadiri perwakilan dari menegpora, mendagri, dan para supporter dari seluruh Indonesia, memang tidak semua supporter mengirimkan perwakilannya tetapi sebagian besar telah memberikan dukungannya lewat semangat dan loyalitas rasa persaudaraannya, turut hadir bapak Walikota dan Bupati malang serta para tokoh supporter, ada pula kegiatan gelar tinju amatir, bazaar, flying fox, fun soccer, dan festival band supporter, akhir acara dibacakanlah ikrar supporter Indonesia damai diikuti seluruh insan manusia yang hadir pada saat itu atas nama makhlug Tuhan yang mencintai perdamaian, solidaritas sesama dan rasa kemanusiaan, dan malam harinya penampilan d’kross yang sangat memukau menutup serangkaian acara silahturahmi...

Kami suporter Indonesia,
menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, anti rasialis dan anti anarkis.
Kami suporter Indonesia,
bersatu, bersama, bersaudara, dengan semangat satu jiwa
Kami suporter Indonesia,
siap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa

See you next year in wamena for Indonesia Damai part 3...

photo lainnya bisa dilihat di sini

06 Desember 2008

ampel







salah satu tujuan ziarah walisongo, dimana terdapat makam sunan ampel, pintu masuk lokasi makam berupa sebuah gang karena memang terletak di tengah pemukiman padat penduduk kota surabaya, sepanjang kiri kanan gang dipenuhi wisata belanja yang menjual segala pernak-pernik berbau tanah arab, mirip seperti beberapa sudut pasar tanah abang di jakarta, banyak komunitas keturunan arab disini tetapi dengan logat bahasa jawa yang kental karena mereka sudah ada sejak lama sekali.

suasana komplek pemakaman hampir tak pernah sepi oleh kunjungan para peziarah yang datang dari berbagai pelosok tanah air, bangunan masjid lama yang berupa kerangka kayu yang kokoh masih dipertahankan walau sudah direnovasi di beberapa bagian untuk perluasan menjadi bangunan baru, sebuah perpaduan arsitektur peninggalan sejarah yang mengagumkan dengan bangunan modern yang menyesuaikan daya tampung agar dapat dipergunakan oleh lebih banyak orang untuk beribadah.

02 Desember 2008

bye bye COPA...






sore itu first leg COPA INDONESIA masih beberapa jam lagi di mulai tetapi hujan mengguyur dengan derasnya sejak siang tadi, seperti biasa stadion kanjuruhan mulai dipadati aremania dua atau tiga jam sebelumnya yang rela berhujan-hujan ria bersama ribuan penonton di tribun ekonomi yang tidak beratap, tidak ada payung disana karena selain akan menghalangi penonton di belakangnya juga terasa janggal rasanya bermanis-manis ria dengan payung.
dan hujan pun berhenti tepat beberapa saat sebelum kick off pukul 15:30 dimulai, sepertinya hujan sore itu membawa sebuah pertanda buruk bagi tim singo edan, walau kemenangan yang diraih namun empat hari berikutnya ketika second leg di mainkan di stadion wilis, madiun, tragedi lima menit terakhir kembali merengut korbannya, kalau di stadion kanjuruhan lima menit terakhir diselamatkan, tidak demikian di madiun, lima menit terakhir sebuah gol tercipta sehingga menjadikan agregat gol 4-3 untuk persibo bojonegoro, artinya sang juara COPA INDONESIA dua kali berturut-turut harus tersingkir.
malam itu seusai pertandingan hanya awan pekat yang menutupi di atas kota malang, hujan pun telah pergi, ia telah menyampaikan pesannya dengan baik dan meninggalkan kesedihan dan perasaan yang terpukul bagi warga kota malang.
esoknya headline berita olahraga di beberapa media cetak kebanyakan memuat berita yang sama yaitu tentang persibo sang pembunuh raksasa.
ya kami harus melupakan piala COPA itu, mungkin bukan saatnya sekarang kami juara untuk yang ketiga kalinya tahun ini, kini tinggal satu piala lagi yakni piala presiden di indonesian super league yang masih tersisa, kalau tidak sekarang kapan lagi, kami menunggu untuk melihat kapten tim arema mengangkat piala itu...

24 November 2008

24 november for you


bertambah lagi satu usia di cantikmu
semoga kebahagiaan juga turut bertambah bersamamu

begitu banyak daun-daun kenangan berguguran
memenuhi dua jalan berbeda yang kita lalui
tetapi di jatuh dan hembusan angin yang sama
kita berpegang pada dahan kerinduan masing-masing

melayang kemana entah engkau dimana
di belahan cerita yang tak lagi kuketahui dan tak bisa kudengar
karena aku tak bisa merengkuhnya lagi
kuendapkan pada pilu yang tak mau tidur

masih kusimpan keabadian putih itu
pada dasar warna paling luka
kepedihan pun enggan pergi dan hanya berpagu pada bunga berduri yang tumbuh liar
air mata ini telah lama menjelma menjadi waktu
di detik yang menghampiriku saat kau datang dalam angan
menerawang di sayap kerembangan sunyiku...

always cry to remember you...

17 November 2008

kalau bulan bisa bicara




hadir pada malam, pada lukisan gelap
ia pun purnama, gerhana dan sabit

purnama berkata :

tatkala wajahku penuh dan bergelimang terang
sinarku memancar kuat menerangi bumi
akulah sang dewa cahaya yang datang selembut kabut
akulah yang berpose anggun di sudut luas
akulah yang menembus celah-celah pepohonan
akulah yang menggambarkan segala bentuk dalam bayangan
membuat suasana seperti berhenti pada hening yang syahdu...

gerhana berkata :

aku dimakan bumi dan dibakar matahari
pekat menggerusku dalam tiap irisan hitam
hingga hilang menyatu bersama latar gelap...

sabit berkata :

kupersembahkan lengkungku untuk para peri bermain seluncur dari kedua runcingku
pandangilah diriku seperti sebuah wajah yang sedang tersenyum
karena memang demikianlah yang sedang kuberikan untukmu
itulah senyum terbaikku untuk keceriaan dan suka cita
menghibur di kesepian dan duka lara...

11 November 2008

selalu disana


padang savana menari di hijau yang memanggil
melambai bersama angin yang akan mengantar pada rinai
di kehangatan yang merangkul di sinar mentari
di mekarnya hamparan kelopak bunga

sambutlah musim semi yang datang itu
rasakan keindahan yang ditumbuhkan
di antara keajaiban dan warna-warna yang berpadu serasi
yang akan memberimu sebuah pohon kehidupan terbaik
jagalah kekuatan putihnya, sirami dengan cinta yang banyak
niscaya akan tumbuh pucuk-pucuk daun baru yang mempesona
yang menunggu untuk dirangkai di halaman hatimu

senangnya melihat bunga rumput kini
ketika do'a kebahagiaan yang kupanjatkan itu
kemarin dulu di tepian awan, masih ingatkah kamu...
semoga menjadi jawab dariMu Tuhan...

dan kini lihatlah atap yang menaungi segala bumi yang berpijak
menatap dengan lembut dan sekuat asa memberi biru untukmu
karena memang tempatku di tahta luas
karena aku akan selalu disana...

09 November 2008

10 November






Menelusuri sejarah ditetapkannya tanggal 10 November menjadi Hari Pahlawan maka akan terkenang kembali kisah-kisah heroik dari para pahlawan nasional yang telah memperjuangkan kemerdekaan bagi bangsa ini. Begitu pula yang terjadi di kota Surabaya pada masa-masa penjajahan silam, dimana pekik merdeka yang khas dari Bung Tomo berhasil membakar semangat arek-arek Suroboyo untuk menghunuskan bambu runcingnya dalam menghalau penjajah dari muka bumi tanah air tercinta. Sangat menarik melihat tempat-tempat bersejarah di kota ini, peninggalan-peninggalan itu masih menyisakan keutuhan nilai historis dalam wujud yang diabadikan. Seperti Tugu Pahlawan yang ada di kota Surabaya ini, melihat letaknya yang di pusat kota maka akan memudahkan orang untuk menemukannya. Selain berperan sebagai ikon sebuah kota, Tugu Pahlawan sepertinya bisa juga digunakan untuk penyelenggaraan acara-acara tertentu karena menempati areal yang cukup luas termasuk juga wisata belanja kaki lima setiap minggu pagi atau dapat dimanfaatkan sebagai taman kota yang cukup menyenangkan untuk sekedar berkeliling di pagi atau sore hari.

Dan acara apakah yang diselenggarakan di Tugu Pahlawan pada 10 November ini, sulit atau memang kehabisan ide kah untuk menjadikan momen kepahlawanan agar lebih menjadi sesuatu yang lebih bermakna dan terasa bermanfaat daripada hanya sekedar membuat sebuah hiburan dengan menghabiskan biaya yang tidak sedikit dan mengambil resiko chaos karena mengumpulkan banyak orang...

Tetapi memang itulah yang terjadi, sebuah panggung akan menjadi hingar bingar di Tugu Pahlawan 10 November ini karena beberapa Band papan atas akan unjuk kebolehan.

ah, lagi-lagi hiburan yang dijadikan menu utama untuk memaknai nilai-nilai yang tersirat dari sebuah momen bersejarah yang pernah terjadi di negeri ini...

01 November 2008

PR dari uNieQ


pertami-tami matur suwun atas hantaran awardnya yang diberikan oleh uNieQ, kedua-dua mohon mangap PR yang membuntut di belakang award baru dikerjakan sekarang, semoga tidak dihukum berdiri satu kaki atas terlambatnya mengerjakan PR :)

Award Communitas Indonesia katanya, syaratnya ada lima :
satu, Blogger Indonesia
dua, bukan heacker, penjahat ataupun perusak
tiga, 5 pendapat tentang Indonesia (walau yang up to date kalau tidak diberi topik mah luas banged seluas Indonesia, jadi sesukanya aja kalee)
empat,isi link award yang akan diambil
lima, bukan Blog bersifat Sara/Porn (sereem!!!)

5 pendapat itu :

1. Bersyukur kaki ini menjejak di tanah Indonesia, negeri yang indah, masih bisa menyaksikan pemandangan alamnya yang eksotik.
2. Tetapi pemandangan tak sedap kerap kali juga diperlihatkan oleh beberapa warganya yang katanya menjadi wakil dari rakyat Indonesia dengan dagelan polatik pulitik.
3. Keadilan, masih menjadi barang langka di negeri ini.
4. Hukuman mati, berlakukan juga untuk koruptor segera.
5. dan datanglah kembali masa-masa kejayaan itu yang berselimutkan persatuan anak bangsa serta limpahan Rahmat dari genggamman erat gandengan tangan, karena kita dari akar yang sama...