Pages

26 Agustus 2009

bisa apa dengan Rp 2000


Menjelang hari Raya lebaran, penukaran uang kertas pecahan kecil meningkat, lembaran Rupiah itu banyak diburu, biasanya digunakan untuk dibagikan kepada sanak saudara handai taulan cucut dan cicit yang masih berstatus anak kecil ketika ritual salam-salaman berlangsung, salam tempel istilah trendnya, yang menempel itu lembaran uang selain ucapan tulus saling memaafkan.tentunya.

Sejak diluncurkannya beberapa waktu lalu, pecahan baru Rp 2000 menjadi primadona, lihat saja di bilangan kota depan kantor Bank Indonesia lama, hampir setiap hari selasar trotoar itu dijadikan oleh sekelompok orang sebagai ajang transaksi penukaran uang dengan imbalan jasa atas penukaran uang kertas baru pecahan kecil, semacam peternakan uang terjadi disana, Rp 110.000 untuk pecahan Rp1000 sebanyak 100 lembar atau per bendel, jasa dipatok Rp 10.000 untuk setiap 100 lembar pecahan uang kertas baru, ada saja masyarakat yang menggunakan jasa mereka, padahal untuk penukaran uang semacam itu tidak dikenakan biaya sepeser pun alias gratis jika saja kita mau datang langsung ke Bank-Bank terdekat.

Kembali ke pecahan baru Rp 2000, bisa apa kita dengannya, sangat banyak kebisaan tampaknya yang dapat dilakukan jika 1 lembar uang Rp 2000 itu berada di tangan kita, diantaranya yaitu:

Parkir motor di tempat-tempat yang tanpa pengelolaan resmi alias liar, biasanya dijaga oleh preman-preman lokal pemegang daerah kekuasaan, kalau di Malang sih masih ada parkir motor Rp 500, diberi karcis pula, entah di ibukota yang katanya keras ini..

Mandi di toilet umum, ada tertulis disana untuk tarif-tarif tertentu dalam ritual buang hajat, Rp 1000 untuk buang air kecil, berarti kita bisa 2 kali kesana atau mandi saja sekalian, disini diuji kejujuran tingkat tinggi ketika kita sudah keluar dari toilet umum tersebut..

30 menit berselancar di dunia maya, of course tanpa luna, dengan memasuki sebuah warnet yang bertarif Rp 1000/ 15 menit, lebih dari cukup untuk sekedar posting celotehanku ini..

Segelas es teh manis juga bisa diperoleh tuh nampaknya, mungkin untuk membuka jalan aliran dan membasahi kerongkongan pada saat bedug maghrib ditabuh nanti..

16 komentar:

Elsa mengatakan...

waduh, aku belom punya uang 2000-an nih

Elsa mengatakan...

btw, blognya yang ini ...baguuuuus banget!!! warnanya keren!!

Neng Rara mengatakan...

assalamualaikum,
oke banget template nya bang, sy terkagum-kagum. O mungkin mau lebaran, jadi diperindah ya? (he..he..gurau), sy jdi betah ni. sy jg blm nuker receh 2 ribuan nii,,menjelang lebaran nanti.
wassalam

richamoody mengatakan...

2000-an kok kayak uang putu kupian yak??? warna yg kurang ok coba dong warna pink trus ukuran lebih kecil dibanding nyang seribuan hhihihihi

namaku wendy mengatakan...

kirain nanya bisa wat apa? gak taunya dah djawab sendiri, dasar mas'e dudud *entung-entung pake coklat*
ya bisa-bisa ajaaa:p
bisa dapet tempe satu lonjor apa sekantong tahu, 4 iket bayam juga bisa trus dapet gorengan 4 biji, trus apalagi yah:p

hari Lazuardi mengatakan...

to elsa :
padahal judul werno e aku yo ga itreng sa..

to neng rara :
Wa'alaikum salam..
iya baru di cat nih, masih blum kering, hehe..

to richie :
wah kamu habis main uang munupoli ya chie.. :)

to wendy :
tempe di tempatmu lagi pada capek ya wen, kok disuruh selonjoran sih..pijitin wen sekalian sebelum di goyeng.. :p

buwel mengatakan...

waaaahhh brarti berguna banget ya 2000...alkahamdulillah ya....

a-chen mengatakan...

hihihi...kakaku kemarin bawa neh uang pecahan 2000, persiapan buat lebaran untuk mecingi

siwi mengatakan...

bisa buat bayar kopaja, cukup selembar aja, krn biasanya kalo ngasih 5 ribuan pasti dikasih kembalian duit yg udah lecek :D

Henny Y.Caprestya mengatakan...

sampe sekarang belum dapet nih :(

mantan copet mengatakan...

Salam kenal Sahabatku...
Maaf, saya datang hanya untuk meminta dukungan.

Memang saya ini hanya mantan manusia bejat, tapi sumpah Mas, saya sudah benar-benar insyaf, karena saya punya satu keyakinan bahwa saya pasti bisa berubah menjadi orang yg lebih baik.
Nothing Impossible, ndak ada yg ndak mungkin. Maka dari itulah kali ini saya akan berbagi sedikit kisah hidup saya selama masa transisi itu, dan melalui komentar ini, saya mohon berikanlah satu komentar saja untuk postingan saya, Mantan Copet Itu Akhirnya Jadi Seorang Pengusaha.

"Satu komentar Anda adalah seribu keping emas buat saya."

Trimakasih Sahabatku.

Fajar mengatakan...

ketika dengan 2 ribu rupiah kita ikhlas dengan sebenar-benarnya ikhlas, Insya Allah, Allah akan ridho dan senantiasa tersenyum kepada kita..Salam kenal dari nyubi blogger

boodee mengatakan...

bisa apa ya?

bisa-bisa aja *nyanyi*

hari Lazuardi mengatakan...

to a chen :
disana namanya mecinggi ya..

to siWi :
pengalaman naik metromini nih yee..

to henny :
sabar hen, ntar juga dapet :)

to mantan copet :
salam kenal juga, kejujuran yang menarik, semangad terus,,

to fajar :
betul, ketika jumlah nominal tidak lagi berperan kecuali ada keikhlasan disana..

to boodee :
terusin duonk nyanyinya :)

hari Lazuardi mengatakan...

to buwel :
berapa rupiahpun akan sangat berguna, sesuai fungsi uang sebagai alat pembayaran..

si dede jadul punya mengatakan...

di bogor, tarif angkot jauh dekat 2000
es teh tanpa gula 2000
risol rogut yg uenak itu 2000
bihun goreng pake sayuran pake sambel kacang 2000

uppss.. ngiler deh