Pages

23 Agustus 2009

sebuah pertanda


bertuturlah cinta..
yang datang dan pergi sesukanya

tak ada jejak yang tertinggal
di waktu melintasmu

namun tergores sebuah pertanda..

walau hanya sebuah
tapi menembus hati

kau buatku mencari
pintu hatimu itu..

8 komentar:

A-Chen mengatakan...

Mantabb puisinya

buwel mengatakan...

moga tercapai hajatnya mas, met berpuasa...

Tisti Rabbani mengatakan...

Cinta...
kapanpun dan dimanapun datangnya..
tetap mempesona,
selamat membuka pintu hatinya...
^_^

Henny Y.Caprestya mengatakan...

ngg...kalo kata afgan, "wajahmu mengalihkan duniaku" tapi semoga pertanda ini bukan didapat karena melihat wajah seseorang aja. ^^

hari Lazuardi mengatakan...

to a chen :
trim's..

to buwel :
met menjalankan ibadah puasa juga mas..

to mba tisti :
matur suwun mba..

to henny :
wajah hanya satu kepingan yang belum utuh..

zujoe mengatakan...

mas biru langit koq jadi coklat??? lagi mendung ya???

omen-lovers mengatakan...

disini...
didalam lubuk hati ini...
selalu terukir dan membekas...
walau sekejap dan berlalu...
tanda itu melekat disini...
dihati ini...

salam sayang :D

Kartika Mayang Sari mengatakan...

wew...
keren banget puisinya
dalem banget tuh

cinta memang datang dan pergi tanpa mengenal waktu...
datang kapan saja, begitu juga pergi begitu saja.
walau ada saja alasannya.
tetapi akan selalu membekas.