Pages

Tampilkan postingan dengan label Hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hikmah. Tampilkan semua postingan

08 Januari 2013

mari menggambar..


Sebuah gambar dibuat karena ada niat pelakunya,secepat apapun moment yang terjadi ia berada di lokasi kejadian pun sudah menunjukkan bahwa memang ia berniat berada di sana..
adakalanya yang kita niati itu tak terwujudkan.. dan entah karena apa, tiba-tiba, sekonyong-konyong, ga ada angin ga ada hujan, bahkan tukang bakso pun ga lewat, makbedundug bin ujug-ujug wujud itu bisa datang sendiri tanpa kita niatkan..
moment bagus itu terkadang tak perlu dicari atau diburu, tetapi bisa juga datang sendiri menghampiri kita anytime and anywhere.. 
mungkin itulah sebabnya ada bab khusus tentang rejeki dengan sub topik bahasan rejeki nomplok.. 
lalu tak semua moment bagus itu bisa diabadikan.. pertanyaannya adalah di abadikan dengan apa.. alat perekam gambar itu kan tak selalu dalam genggaman tangan 24 jam.. 
ada saat-saat tertentu kelima panca indera kitalah yang mengabadikannya.. tentu saja semua file itu tidak disimpan di memory card dan atau sejenisnya.. tetapi tersimpan di hati yang sewaktu-waktu bisa kita panggil kembali melalui alam pikir.. alam rasa.. dan alam imajinasi.. 
selamat menikmati gambar-gambar di hati anda ..

12 Januari 2010

Januari 12


 
 

these are the moments I thank God that I'm alive
these are the moments I'll remember all my life
I found all i've waited for

and right here in this moment is right where I'm meant to be
and I could not ask for more

(Edwin McCain)

selalu ada hikmah ketika kita menelusuri lorong makna
di sebuah momen..

dimana hari itu kita diingatkan akan berkurangnya usia
dan bagaimana kita kemarin dulu dilahirkan di suatu hari

berkurang dan akan habis..
semua menuju kesana

pesan itu tertera dan datang di setiap hari kelahiran
entah dalam wujud apapun..

tak henti untuk bersyukur
berterima kasih untuk segalanya


in my 12..




picture taken from here 

17 November 2009

hilang


kalau sudah hilang ya hilang saja..
memang sudah waktunya hilang
padahal banyak sandal atau sepatu di sekitarnya yang tidak hilang

para pencuri itu memilih juga ternyata..
sandal atau sepatu bagus dan berharga mahal adalah makanan empuk bagi para pencuri
jangan sekali-kali uji coba dengan menggeletakkannya begitu saja

pasti hilang..

20 Juli 2009

cahaya dari tanah suci









Hari ini, 27 Rajab 1430 Hijriah bertepatan dengan peristiwa Isra Mi’raj yaitu perjalanan pribadi Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem, sebuah perjalanan di waktu malam yang bukan sekedar perjalanan biasa tetapi mengandung banyak hikmah terutama mengenai ujian keimanan seseorang kepada Rasulullah dan Allah SWT.

Berkaitan dengan itu ada yang lain dalam acara Golden Ways bersama Mario Teguh tadi malam di Metro TV, dengan tema “Cahaya Dari Tanah Suci” kali ini Beliau melakukan pengambilan gambar dari perjalanan umroh beberapa waktu lalu dari tanah suci Makkah.

Gambar di atas adalah beberapa kalimat-kalimat indah yang disarikan dari perjalanan itu..

Gambar diambil dari Metro TV

04 Juli 2009

jangan menyerah

tak ada manusia
yang terlahir sempurna
jangan kau sesali
segala yang telah terjadi

kita pasti pernah
dapatkan cobaan yang berat
seakan hidup ini
tak ada artinya lagi

syukuri apa yang ada
hidup adalah anugrah
tetap jalani hidup ini
melakukan yang terbaik

Tuhan pasti kan menunjukkan
kebesaran dan kuasanya
bagi hambanya yang sabar
dan tak kenal putus asa

jangan menyerah..


lyric by d’massiv

sedang mendengarkan lagu ini lebih intens, menikmati suara alunan denting gitarnya yang dipetik dengan warna akustik, menghayati baris demi baris liriknya..

inspired by true story of a friend, begitulah d’massiv menyebutnya, sebuah lagu yang di tulis atas inspirasi cerita nyata dari seorang penderita kanker yang berjuang untuk tetap semangad dalam menjalani hidupnya..

adalah saat-saat dimana ujian datang menerpa dengan sangat kerasnya, disanalah segala daya upaya di kerahkan untuk menerima dan menyikapinya..

seberat apapun ujian selalu ada solusinya karena Tuhan memberikan cobaan sudah disertai dengan jalan keluarnya, tinggal kemauanlah yang mendorong untuk mau atau tidak kita menjemputnya.. ya semua sudah diatur sesuai tingkatannya masing-masing, tidak mungkin Tuhan memberi ujian hidup yang tidak sesuai kemampuan hambanya untuk mengatasi..

keyakinan untuk tetap berusaha dan jangan pernah menyerah, itulah yang jangan pernah dilupakan ketika sebuah cobaan datang seberat dan sebesar apapun..

iringi dengan sabar dan optimis..

jangan mudah putus asa..

03 Juli 2009

the end

sesuatu memang harus berakhir…

itu saja..

yeah !!! I like that words..

ya..
apapun yang terjadi di akhir..
di akhir episode penghujung cerita
di ujung dari sebuah perjalanan hidup
di garis finish sebuah pacu perjuangan

ketika..

yang kemarin
sudah tak ada lagi yang dapat di isi
sudah habis waktunya
sudah berhenti bergerak

telah sampai..

dan nikmati rasa akhirmu
apapun yang kau terima..

baik atau buruk
keindahan atau kelam
tawa atau tangis

bahagia atau tidak..

karena apapun bisa terjadi..

26 Juni 2009

ajarkan menulis


Sssssttt…jangan brisik !!!

ayah sedang tidur..
ada adik kecil bubuk..
ada tamu sedang istirahat..

hmm...

ada kakek sakit gigi..

Tetapi tetap saja seorang anak kecil tak menghiraukannya, ia asyik saja bermain bersama teman-teman sebayanya, menggunakan waktu bermainnya sebagai makanan utama, karena masa bermain adalah harafiah, tak bisa dihentikan walau sejenak, tak bisa dirampas seketika..

Sekeras apapun perintah, anak kecil akan selalu menyikapinya dengan tanpa beban, lepas menggunakan kebebasannya seperti irama dinamis yang menjadi ciri pada umumnya

Melarang anak bermain sama saja merampas haknya, tentu saja membiarkannya juga harus mencermati waktu-waktu yang tepat untuk digunakan bermain atau untuk kegiatan lainnya

Biasanya akan ada perlawanan dari si anak, karena masih dalam proses pertumbuhan maka ada saja akalnya untuk menjadikan orang dewasa terlihat begitu tak berdaya, sehingga dalam kejenuhan melarang biasanya terlontar kata-kata “boleh bermain asal jangan brisik” dasar si anak yang di kepalanya masih gencar memancar rasa kritis dan respons yang tinggi terhadap sesuatu yang diterimanya maka si anak pun berpikir keras apa maksud “boleh bermain tapi tak brisik” itu..

baiklah kalau tidak boleh brisik..

aku menulis saja...

01 November 2008

PR dari uNieQ


pertami-tami matur suwun atas hantaran awardnya yang diberikan oleh uNieQ, kedua-dua mohon mangap PR yang membuntut di belakang award baru dikerjakan sekarang, semoga tidak dihukum berdiri satu kaki atas terlambatnya mengerjakan PR :)

Award Communitas Indonesia katanya, syaratnya ada lima :
satu, Blogger Indonesia
dua, bukan heacker, penjahat ataupun perusak
tiga, 5 pendapat tentang Indonesia (walau yang up to date kalau tidak diberi topik mah luas banged seluas Indonesia, jadi sesukanya aja kalee)
empat,isi link award yang akan diambil
lima, bukan Blog bersifat Sara/Porn (sereem!!!)

5 pendapat itu :

1. Bersyukur kaki ini menjejak di tanah Indonesia, negeri yang indah, masih bisa menyaksikan pemandangan alamnya yang eksotik.
2. Tetapi pemandangan tak sedap kerap kali juga diperlihatkan oleh beberapa warganya yang katanya menjadi wakil dari rakyat Indonesia dengan dagelan polatik pulitik.
3. Keadilan, masih menjadi barang langka di negeri ini.
4. Hukuman mati, berlakukan juga untuk koruptor segera.
5. dan datanglah kembali masa-masa kejayaan itu yang berselimutkan persatuan anak bangsa serta limpahan Rahmat dari genggamman erat gandengan tangan, karena kita dari akar yang sama...

18 Oktober 2008

kliping yang berdebu





kutemukan guntingan koran ini diantara tumpukkan kliping koran milikku sewaktu tengah asyik membersihkannya dari debu-debu yang sudah mulai menebal, ternyata salah satu karya dari Sapardi Djoko Damono yang dimuat pada koran REPUBLIKA hari sabtu tanggal 2 mei 1998 Hal 13 :

Adam dan Hawa

biru langit
menjadi sangat dalam
awal menjelma burung
berkas-berkas cahaya
sibuk jalin-menjalin
tanpa pola
angin tersesat
di antara sulur pohonan
di hutan
ketika Adam
tiba-tiba saja
melepaskan diri
dari pelukan perempuan itu
dan susah payah
berdiri, berkata
"kau ternyata bukan perawan lagi
lalu siapa gerangan
yang telah
lebih dahulu
menidurimu?"

Pertanyaan Kerikil yang Goblok

"Kenapa aku berada di sini?"
tanya kerikil yang goblok itu. Ia baru saja
dilontarkan dari ketapel seorang anak lelaki,
merontokkan beberapa lembar daun mangga,
menyerempet ujung ekor balam yang terperanjat,
dan sejenak membuat lengkungan yang indah
di udara, lalu jatuh di jalan raya
tepat ketika ada truk lewat di sana.
Kini ia terjepit di sela-sela kembang ban
dan malah bertanya kenapa;
ada saatnya nanti, entah kapan dan di mana,
ia dicungkil oleh si kenek sambil berkata,
"Menggangu saja!"

Ruang Tunggu

ada yang terasa sakit
di pusat perutnya
ia pun pergi ke dokter
belum ada seorang pun di ruang tunggu
beberapa bangku panjang yang kosong
tak juga mengundangnya duduk
ia pun mondar-mandir saja
menunggu dokter memanggilnya
namun mendadak seperti didengarnya
suara yang sangat lirih
dari kamar periksa
ada yang sedang menyanyikan
beberapa ayat kitab suci
yang sudah sangat dikenalnya
tapi ia seperti takut mengikutinya
seperti sudah lupa yang mana
mungkin karena ia masih ingin
sembuh dari sakitnya

20 September 2008

about wise

This is about wise, a gift from a friend to me and I share to all of you:

1. Give people more than they expect and do it cheerfully.

2. Marry a man/woman you love to talk to. As you get older, their conversational skills will be as important as any other.

3. Don't believe all you hear, spend all you have or sleep all you want.

4. When you say, "I love you," mean it.

5. When you say, "I'm sorry," look the person in the eye.

6. Be engaged at least six months before you get married.

7. Believe in love at first sight.

8. Never laugh at anyone's dream. People who don't have dreams don't have much.

9. Love deeply and passionately. You might get hurt but it's the only way to live life completely.

10. In disagreements, fight fairly. No name calling.

11. Don't judge people by their relatives.

12. Talk slowly but think quickly.

13. When someone asks you a question you don't want to answer, smile and ask, "Why do you want to know?"

14. Remember that great love and great achievements involve great risk.

15. Say "God bless you" when you hear someone sneeze.

16. When you lose, don't lose the lesson .

17. Remember the three R's: Respect for self; Respect for others; and Responsibility for all your actions.

18. Don't let a little dispute injure a great friendship.

19. When you realize you've made a mistake, take immediate steps to correct it.

20. Smile when picking up the phone. The caller will hear it in your voice.

21. Spend some time alone.

11 September 2008

Amazing School


Photo oleh Paul I Zacharia

Nun jauh di pedalaman sana, dimana terdapat anak-anak yang menjadi warganya, ya mereka adalah anak-anak pedalaman yang sejak kecil mengenyam pendidikan pada “Sekolah Luar Biasa”, tetapi janganlah dibayangkan sekolah itu seperti yang sering kita dengar jika kata luar biasa di pahami sebagai suatu sekolah yang diperuntukkan bagi anak yang kurang beruntung karena tidak bisa melihat, mendengar atau pun berbicara dan mengalami gangguan dalam interaksi berpikir, ini bukan sekolah seperti itu melainkan bahwa sekolah ini dihuni oleh anak-anak pedalaman sebagai muridnya, sekolah tanpa bangunan permanen dan tanpa iuran ini dan itu, sekolah yang tidak membeda-bedakan para muridnya, begitu kaki-kaki mereka telah berpijak di bumi seketika itu pula mereka sudah menjadi bagian dari sekolah itu, Ibu mereka adalah guru pertamanya dan sang Ayah menjadi kepala sekolahnya.

Air sungai, padang savana dan hutan adalah kelas-kelas bagi mereka, tidak ada sejumlah kata-kata yang harus di hapal atau deretan angka-angka yang harus dihitung, menangkap ular dan memancing ikan menjadi pelajaran pengetahuan makhlug hidup terbaik yang pernah mereka dapatkan, sementara hujan menjadi pelajaran berikutnya yang begitu mereka tunggu-tunggu.

Itulah Alam Semesta, sekolah yang merangkul mereka, sekolah yang memberikan warna cerah dengan sinar-sinar mentarinya, suara gemericik air yang melembutkan hati, simfoni nyanyian burung yang selalu menemani dan sekolah yang telah mengajarkan kepada mereka dengan sangat alami bagaimana cara bertahan dan melangsungkan hidup.

15 Juli 2008

hari anak


Hei… lihat, ada layangan putus !!!
Ayo kita kejar…
oyi ker…

Mengejar layang-layang putus adalah kenikmatan tersendiri, tak perduli jalan yang akan ditempuh, kaki ini terus saja ingin berlari mengejar sambil tak henti-hentinya memandang ke mana kira-kira arah jatuhnya layangan tersebut. Walaupun tanpa disadari terkadang kita melewati tempat-tempat dimana layang-layang itu dapat dibeli, memang untuk ukuran harga sebuah layang-layang bagi anak-anak masih sangatlah terjangkau, tetapi ada kepuasan tersendiri jika kita mendapatkannya dari hasil kejar-mengejar itu, mungkin sensasinya itu loh, ada sebuah usaha untuk mendapatkan apa yang kita inginkan.

selamat hari anak nasional 23 juli 2008 dengan tema "Saya Anak Indonesia Sejati, Mandiri dan Kreatif" di tengah keprihatinan atas kondisi anak-anak Indonesia yang masih belum bisa mendapatkan kehidupan layak serta masih banyaknya anak-anak terlantar, tayangan televisi masih saja lebih banyak menampilkan program-program orang dewasa, kekerasan dan gossip... cape dech !!!


05 Juli 2008

kembali fitrah


Mahasuci Allah yang telah menganugerahi manusia dengan berbagai keunggulan dan potensi kecerdasan yang luar biasa, akal untuk memaksimalkannya serta menggunakannya hingga benar-benar berdaya, hati untuk mencerahkan dan mensucikannya, rasa untuk memperindahnya dan anggota tubuh untuk mengekspresikan dan membuatnya bermanfaat bagi sesama.

Setiap manuasia dilahirkan diatas fitrah, siapapun orangnya, dimanapun, dalam kondisi dan kedudukan apapun ia sekarang, bahkan seorang durjana yang bejat atau sewenang-wenang sekalipun, saat terlahir ia sama-sama berada dalam kondisi fitrah. Setiap manusia telah diciptakan dalam kondisi pembentukan yang paling baik.

Fitrah berarti kesucian, kebaikan dan keindahan, sebuah kondisi sebelum cemar oleh kotoran atau kenistaan jenis apapun. Karenanya tak satupun manusia yang berdosa saat lahir. Dosa baru terjadi ketika seseorang sudah mulai memproses dan memilih jalan hidup, saat ia mulai besar dan tumbuh dewasa. Fitrah mencakup semua makna positif, termasuk kesempurnaan dan kecerdasan. Karenanya pula, sesungguhnya semua manusia dilahirkan dalam keadaan cerdas.

Namun, dalam realitas yang kita lihat dan alami, mengapa banyak orang yang kurang atau tidak cerdas, bodoh bahkan idiot, jahat dan perusak dunia? Salah satu jawaban yang bisa diberikan yaitu adanya interaksi buruk dengan kedua orang tua, sehingga terjadinya penyimpangan seseorang dan fitrah-fitrahnya. Dan interaksi itu tidak hanya berlangsung setelah seseorang lahir, melainkan sudah dimulai sejak masing-masing dari orangtuanya memilih jalan dan gaya hidup, menentukan pasangan, lalu saling berhubungan, memperlakukan dan memproses pertumbuhan anak-anaknya.

Siapakah orangtua itu? Orangtua tidak selalu bermakna fisik dan biologis, tidak selalu dipahami sebagai ayah dan ibu kandung. Dalam makna luas, ibu dan ayah berarti lingkungan yang berpengaruh kuat terhadap tumbuh-kembang seorang anak. Dan semua lingkungan itu selalu mengandung dua dimensi. Dalam konsep tasawuf, kedua dimensi itu disebut dengan Dimensi keindahan (kelembutan, hati, intuisi, perasaan dan sejenisnya) dan Dimensi keagungan (kesempurnaan, kekuatan, keperkasaan, kekerasan, akal dan pikiran). Lebih mudahnya yaitu dimensi yang mencakup semua unsur keibuan dan unsur keayahan. Unsur-unsur keibuan dan keayahan itu didapatkan oleh seseorang dari lingkungan sekitarnya, dimana pun, dan dalam bentuk apapun.

Jika semua unsur tersebut yang melekat disekitarnya tidak berhasil dimaksimalkan untuk membesarkan, mengembangkan dan mendidik seorang anak, maka anak itu akan tumbuh menjadi manusia yang kurang atau tidak cerdas. Sebaliknya, jika unsur-unsur tersebut berhasil dieksplorasi secara maksimal dan benar, maka ia bukan saja tumbuh menjadi pribadi yang benar-benar cerdas sesuai fitrahnya, melainkan juga ia akan bisa melesatkan kecerdasan dan kesempurnaannya dalam wujud yang luar biasa. Menjadi insan kamil yang mengagumkan.

Jadi, manusia yang tumbuh tidak cerdas itu disebabkan karena fitrah kecerdasannya tidak tergali, tidak terolah, tidak tersalurkan dan tidak terkembangkan secara benar dan maksimal oleh lingkungannya. Termasuk lingkungan adalah ayah-ibu, saudara, keluarga, teman, pergaulan, sekolah, masyarakat, bacaan, media informasi, tontonan, sistem politik, pendidikan, ekonomi, budaya dan sebagainya.

Sudahkah kita sejenak berpikir, potensi manakah yang sesungguhnya sedang kita kelola dan jalankan ini, akankah kesucian dan kemurnian yang ada pada diri ini dengan begitu mudahnya ternoda atau sengaja kita kotori? kanvas putih terbentang di depan sana, kitalah yang memberikan warnanya, kita pula yang memberi arti dari warna tersebut, apakah akan penuh warna atau satu warna…apakah hitam atau putih…
Begitu pula dengan kebersihannya, akankah akan tetap terjaga putih bersih atau mulai terkotori dan ternoda…

28 Juni 2008

mutiara illahi


Ketika kumohon pada Allah kekuatan

Allah memberiku kesulitan agar aku menjadi kuat

Ketika kumohon pada Allah kebijaksanaan

Allah memberiku masalah untuk kupecahkan

Ketika kumohon pada Allah kesejahteraan

Allah memberiku akal untuk berpikir

Ketika kumohon pada Allah keberanian

Allah memberiku kondisi bahaya untuk kuatasi

Ketika kumohon pada Allah sebuah cinta

Allah memberiku orang-orang bermasalah untuk kutolong

Ketika kumohon pada Allah bantuan

Allah memberiku kesempatan

Aku tak pernah menerima apa yang kupinta

Tapi aku menerima segala yang aku butuhkan

Do’aku terjawab sudah…

Terima kasih Ya Allah, engkaulah sebaik-baik pengabul harapan


Dikutip dari karya chichi sukardjo

04 Juni 2008

diantara kalian


kuakui ku sangat menginginkanmu
tapi kini ku sadar ku diantara kalian
aku tak mengerti
ini semua harus terjadi

kuakui ku sangat mengharapkanmu
tapi kini ku sadar ku tak akan bisa
aku tak mengerti
ini semua harus terjadi

lupakan aku kembali padanya
aku bukan siapa-siapa untukmu
kucintaimu tak berarti bahwa
ku harus memilikimu slamanya


itulah lirik lagu “Diantara Kalian” yang dibawakan oleh d’Masiv, kini lagu itu banyak di request dan menghiasi chart-chart musik tanah air, akupun kini entah mengapa sedang ingin mendengarkan lagu itu berulang-ulang, mungkin karena liriknya yang sederhana tapi mengena, enak didengar,dihayati,diharubirukan,dan dibawa ke awang-awang … apa coba…

musik itu memang masalah selera kuping masing-masing apakah mau mendengar yang easy listening atau yang hard jreng jreng jreng atau ngak mau denger apa-apa… it’s your ear choices… tapi nggak pake ngecess ya…

dibalut aransemen yang sederhana, lagu ini dan lagu lain dalam album ini menghasilkan musik-musik yang simple buatku.

Kalau boleh aku mengejawantahkan liriknya yaitu bahwa ada saat saat seseorang menginginkan sesuatu yang dimiliki oleh orang lain, jangan tanyakan kenapa, karena perasaan, hati dan pikiran bisa hinggap kapan saja di kepala…tak bisa dimengerti memang…just happened begitu saja. Yang boleh ditanyakan yaitu kenapa, ya kenapa milik orang lain, bukankah banyak tersedia yang bukan milik siapa-siapa, disitulah the power of love berbicara dan menunjukkan keabadiannya yang begitu keukeuh sureukeuh alias kokoh tak mudah goyah bahkan oleh badai sekalipun, nggak tau kalau ama tsunami…

Bermuda triangle, orang ketiga, cinta segitiga,segilima,segilapan atau apalah namanya membuat seseorang salah satunya berada nyempil diantara dua orang lain, ngapain coba nyempil-nyempil kayak udah nggak ada ruang lapang aza, the world is luaass man…

berharap boleh-boleh saza tapi kepada yang jelas dan terang saja bukan pada yang auk ah gelap dan menerawang ngak jelas status dan kepemilikannya...wuihh kayak mobil curian aja…

lupakan saja milik orang lain toh kalau jodoh nggak kemana pasti akan balik ke kita-kita juga, aku memang bukan siapa-siapa tapi aku akan menjadi siapa bagi seseorang nanti…

di dunia ini tidak ada yang abadi, jangan memiliki terlalu kuat nanti sakitnya akan hebat jika kehilangan…

28 Mei 2008

Bangkit

Di hitungan waktu yang sudah mencapai satu abad, kebangkitan nasional rupanya belum cukup mampu untuk mendongkrak rasa nasionalisme keindonesiaan para rakyatnya. Dimanakah karakter Indonesia yang dulu itu seperti kepedulian, saling membantu dan keramahtamahannya, kini semakin luntur seiring dengan derasnya arus globalisasi yang semakin hari semakin menggerogoti sendi-sendi kehidupan keindonesiaan kita. Sesama anak bangsa kini saling ingin menang sendiri diatas segala kebebasan akan suara perbedaan yang ada, dan mirisnya cara-cara itu dilakukan dengan kekerasan, aroganisme, emosional, biadab dan samasekali tidak santun apalagi elegan.

BBM naik, dua kata itu lagi-lagi menjadi efek domino yang dengan cepat menyebar ke segala aspek kehidupan berbangsa dan berekonomi di atap langit Indonesia. Bahkan beberapa jam sebelum pemerintah mengumumkannya secara resmi, antrean panjangpun terjadi tanpa komando di semua sumur-sumur minyak itu, seakan mereka tak percaya dan ingin menunggu ketika waktu tepat menunjukkan pukul 00:00 angka itu berubah menjadi 6000.

ya 1500 yang menghebohkan itu kini benar-benar terjadi, bak di negeri antah berantah banyak aturan yang dibuat oleh masing-masing orang, ada yang menaikkan ongkos transportasi, harga-harga sembako dan hal-hal lain yang menunggu untuk merangkak naik, paket 1500 itu ternyata beserta bonus yang diberi nama BLT, Bantuan Langsung Tewas dan Langsung abiss, padahal sudah disunat oleh oknum-oknum birokrasi serta pak RT yang kini semakin mahir untuk beralih profesi menjadi juru supit. Lantas apanya yang bangkit, kecemasan kah, atau kemarahan yang tak terkendali sehingga tindakan-tindakan anarkis semakin halal untuk dilakukan, seperti yang terlihat pada layar televisi kita akhir-akhir ini, begitu banyak pemandangan satir yang menyedihkan, haruskah tontonan seperti itu yang menjadi tuntunan untuk bangkit dari keterpurukkan…

diantara pemandangan yang memiriskan hati pada layar kaca kita itu ada sebuah iklan yang saya kira bisa menjadi sebuah pembelajaran bersama dalam memaknai kebangkitan nasional. Iklan tersebut berisi untaian kata yang diucapkan oleh seorang Deddy Mizwar seperti yang terkutip berikut ini :

Bangkit…

Bangkit itu susah, susah melihat orang lain susah
Bangkit itu senang, senang melihat orang lain senang

Bangkit itu takut
Takut korupsi
Takut makan yang bukan haknya

Bangkit itu mencuri
Mencuri perhatian dunia dengan prestasi

Bangkit itu marah
Marah bila martabat bangsa dilecehkan

Bangkit itu malu
Malu jadi benalu
Malu karena minta melulu

Bangkit itu tidak ada
Tidak ada kata menyerah
Tidak ada kata putus asa

Bangkit itu aku
Aku untuk Indonesiaku…